Category Archives: Kelistrikan

Beragam Fungsi Dari Kode Warna Pada Kabel Yang Harus Kalian Tahu!!

Fungsi Dari Kode Warna Pada Kabel

Tidak jarang seseorang memperbaiki aliran listrik di rumahnya sendiri karena memang mendesak. Pada saat melepas kabel dari karet penutup luarnya maka akan ditemui warna-warna yang berbeda. Ternyata terdapat perbedaan fungsi dari masing-masing warna dalam kabel. Menurut kontraktor mekanikal elektrikal warna pada kabel bukan sebagai penghias melainkan tanda yang mempermudah proses pemasangan.

Proses instalasi yang tidak tepat akan berdampak buruk. Dampak buruk yang ditimbulkan adalah konsleting listrik atau lebih parah. Terjadi arus pendek dan menyebabkan kebakaran. Tidak mau kasus seperti ini terjadi pastinya.

3 Jenis Kabel untuk Kelistrikan

Secara umum kontraktor HVAC biasa menggunakan 3 jenis kabel dalam pekerjannya. Masing-masing kabel dikenal dengan nama kabel NYA, NYM, dan NYY. Kabel NYA merupakan salah satu jenis kabel dengan harga relative murah. Kabel ini memiliki satu inti tembaga didalamnya dan dibalut dengan PVC. Kabel ini memiliki 4 warna didalamnya yaitu merah, biru, kuning, dan hitam.

NYM merupakan kabel yang memiliki inti lebih dari satu. Kabel jenis ini tidak cocok diletakkan pada tanah alias ditanam. Bahan isolator yang terdapat pada kabel ini dapat membahayakan orang sekitar. Oleh karena itu pemasangan kabel ini lebih sering diletakkan pada bagian tembok bangunan.

NYY merupakan kabel yang cocok untuk pemasangan dilingkungan luar gedung. Kabel jenis ini biasa ditaruh dibawah tanah atau tempat outdoor yang lain. Sayangnya kabel ini memiliki harga yang lebih mahal dari kabel jenis lain. Selain jenisnya, kabel juga memiliki inti warna berbeda disesuaikan dengan fungsinya masing-masing.

1. Kabel Warna Kuning, Biru, dan Hitam

Kabel jenis ini merupakan kabel yang dialiri listrik alias kabel positif. Pemasangan kabel ini harus berhati-hati karena dapat menimbulkan sengat. Ketidak hati-hatian akan membuat teknisi tersengat dan mengalami luka jika aliran listrik besar. Sebelum memasang atau melakukan sambungan sebaiknya pastikan terlebih dahulu masih ada aliran listrik atau tidak.

Cara agar mengetahui kondisi kabel dapat menggunakan bantuan taspen. Apabila taspen menyala ketika ditempelkan pada kabel maka terdapat aliran listrik disana.

2. Kabel Warna Biru

Warna biru merupakan warna kabel negatif. Apabila dicek menggunakan tespen maka tespen tidak akan menyala. Ini pertanda bahwa kabel tidak berbahaya jika dipegang. Pemasangan kabel ini juga tidak terlalu berbahaya karena tidak akan membuat teknisi kena setrum. Jadi aman dan tidak terlalu menghawatirkan. Meskipun aman bukan berarti boleh sembarangan. Tetap perlu berhati-hati ketika pemasangan. Keselamatan menjadi hal nomor satu pastinya.

3. Kabel Dengan Strip Hijau

Kabel yang satu ini merupakan jenis kabel grounding. Kontraktor listrik biasa meletakkan kabel jenis ini pada bawah tanah. Kabel grounding digunakan untuk mengambil listrik arde yang berada di bawah tanah. Cara pemerolehan listrik dilakukan dengan menanam sebuah plat atau pipa logam. Beberapa stop kontak juga ikut dipasang untuk menerima aliran listrik yang ada.

Perbedaan warna kabel listrik bertujuan untuk memberi kemudahan pada saat instalasi. Dengan adanya perbedaan warna maka teknisi listrik tidak terlalu kesulitan pada saat pemasangan atau perbaikan listrik. Pengetahuan mengenai perbedaan fungsi masing-masing kabel seharusnya sudah menjadi perhatian setiap orang.

Pengetahuan tentang perbedaan fungsi kabel listrik tidak harus diketahui oleh teknisi listrik saja. Semua orang perlu mengetahuinya mengingat listrik selalu ada disetiap rumah. Setelah membaca artikel ini maka diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memahami fungsi dari warna kabel listrik. Demikian artikel mengenai perbedaan fungsi pada warna kabel listrik. Semoga membantu dan memberikan manfaat bagi para pembaca sekalian.